Wednesday, October 12, 2011

Tugas 1(Bahasa Indonesia 1)

Posted by Tiaa at 8:34 AM 0 comments

“MACARONI PANGGANG BOGOR”
Macaroni Panggang mungkin bukan tempat asing bagi anda yang sering mengunjungi kota Bogor. Bogor dan Macaroni Panggang adalah hubungan kota dan jajanan kuliner yang tidak bisa dipisahkan. Tempat makan yang terletak di pusat kota Bogor ini menyajikan macaroni yang nikmat sehingga selalu dikunjungi orang dari luar kota sebagai tempat makan mereka atau membeli oleh-oleh bila mereka sedang bersinggah di Bogor.
Macaroni sebenarnya makanan jenis pasta seperti spagheti atau fettucini. Seperti namanya, di tempat ini, macaroni disajikan setelah terlebih dahulu di panggang. Macaroni yang dicampur dengan keju dipanggang lalu disajikan dalam alumunium foil.
Kemasannya cukup menarik. Kardus pembungkusnya tidak istimewa. Tapi keistimewaannya terletak pada kertas merek yang menempel pada kardus pembungkus. Karena kertas tersebut bisa dibuka dan berisi sekilas sejarah tentang macaroni. Cukup tentang kardus pembungkusnya, sekarang buka dan lihat isinya. Penampilannya lumayan menggugah selera. Tetapi setelah dicoba, rasanya memang lezat dan gurih, kombinasi macaroni, keju, dan dagingnya mantap.         
         





Macaroni yang menjadi jagoan ini terbagi atas 2 jenis, yaitu macaroni panggang biasa dan macaroni special. Untuk macaroni spesial, macaroni diisi dengan jamur hioko dan smoked beef. Tersedia pula 3 pilihan ukuran yang bisa kita pilih, mulai dari small, medium dan large. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 14.000,- sampai Rp 155.000,-.

Bangunan dari "Macaroni Panggang" ini merupakan bangunan tua berlantai 2. Tempatnya nyaman menyerupai rumah tinggal. Kita dapat makan di dalam rumah, di luar atau diatas. Di bagian luar banyak terdapat tanaman, sehingga suasana menjadi lebih asri. Kursi yang bercorak hitam putih sangat nyaman menjadi tempat ngobrol dengan teman atau keluarga. Alamat lengkap dari Macaroni Panggang ini adalah di Jalan Salak no.24 Bogor Jawa Barat. 

Wednesday, June 15, 2011

KEBIJAKAN MONETER

Posted by Tiaa at 8:28 AM 0 comments
A. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Moneter (Monetary Policy)

Kebijakan Moneter adalah suatu usaha dalam mengendalikan keadaan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan melalui pengaturan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Usaha tersebut dilakukan agar terjadi kestabilan harga dan inflasi serta terjadinya peningkatan output keseimbangan.
Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :

1. Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy
Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar
2. Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy
Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policu)

Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :

1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)
Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.
2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate)
Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio)
Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.
4. Himbauan Moral (Moral Persuasion)
Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.

B. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Fiskal (Fiscal Policy)

Kebijakan Fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan ini mirip dengan kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar, namun kebijakan fiskal lebih mekankan pada pengaturan pendapatan dan belanja pemerintah.
Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Dari sisi pajak jelas jika mengubah tarif pajak yang berlaku akan berpengaruh pada ekonomi. Jika pajak diturunkan maka kemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industri akan dapat meningkatkan jumlah output. Dan sebaliknya kenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan output industri secara umum.
Kebijakan Anggaran / Politik Anggaran :

1. Anggaran Defisit (Defisit Budget) / Kebijakan Fiskal Ekspansif
Anggaran defisit adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan negara guna memberi stimulus pada perekonomian. Umumnya sangat baik digunakan jika keaadaan ekonomi sedang resesif.
2. Anggaran Surplus (Surplus Budget) / Kebijakan Fiskal Kontraktif
Anggaran surplus adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pemasukannya lebih besar daripada pengeluarannya. Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketika perekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan permintaan.
3. Anggaran Berimbang (Balanced Budget)
Anggaran berimbang terjadi ketika pemerintah menetapkan pengeluaran sama besar dengan pemasukan. Tujuan politik anggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaran serta meningkatkan disiplin.

Kebijakan Moneter Aktif

•Counter-cyclical monetary policy(memperlunak perkembagan kegiatan ekonomi menuju titik ekstrim)
•Pro-cyclical monetary policy/accomodative monetary policy(kebijakan moneter yang mengakomodasi fluktuasi perekonomian)

KonflikPencapaianSasaranKebijakan

•Idealnya, semua sasaran dapat dicapai secara bersamaan.
Namun, seringkali pencapaian sasaran akhir mengandung unsur-unsur yang kontradiktif
•Misalnya: usaha untuk mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi dan memperluas kesempatan kerja dapat berdampak negatif terhadap kestabilan harga dan keseimbangan neraca pembayaran
•Olehkarenaitu: kebijakanmoneterseringlebihmemfokuskanpadasasarantunggal.

 Sistem Nilai Tukar

•Fixed exchange rate(sistem nilai tukar tetap)
–Pegged to a currency
–Pegged to a basket of currency
–Currency board
•Managed floating exchange rate(sistem nilai tukar mengambang terkendali)

•Floating exchange rate(sistem nilai tukar mengambang)


Sistem Devisa

•Sistem devisa terkontrol (devisa dimiliki oleh negara) -> black markets
•Sistem devisa semi terkontrol (kewajiban penyerahan dan izin dari negara untuk perolehan dan penggunaan devisa)
•Sistem devisa bebas

The Impossible Trinity

•Pemilihan sistem nilai tukar, sistem devisa, serta independensi kebijakan moneter merupakan tiga isu strategis yang menjadi fokus kajian kebijakan moneter
•Ketiga kebijakan tersebut (keb. Mon. independen, sistem kurs tetap, sistem devisa bebas) tidak dapat dilakukan secara bersamaan (impossible trinity)
•Hanya dua dari tiga kebijakan dapat diterapkan bersama

Strategi Kebijakan Moneter

•Exchange rate targeting (penargetan nilai tukar)
•Monetary targeting (penargetan besaran moneter)
•Inflation targeting (penargetan inflasi)
•Implicit but not explicit targeting (strategi kebijakan moneter tanpa “jangkar”yang tegas)

Penargetan Nilai Tukar

•Menetapkan nilai mata uang domestik thd harga komoditas tertentu (misal emas -> Gold Standard)
•Menetapkan nilai mata uang domestik thd negara besar dengan nilai inflasi rendah (misal thd Jerman)
•Crawling peg


Strategi Kebijakan Moneter

Tanpa “Jangkar”yang Tegas
•Tidak mengumumkan dengan tegas. Misal The Fed(bank sentral AS)
•Strategi ini kurang transparan ->
–memicu ketidakpastian (uncertainty) prospek tingkat harga dan output
–Menurunkan akuntabilitas bank sentral terhadap publik

TujuanKebijakanMoneter

1.Stabilitas harga
2.Pertumbuhan ekonomi
3.Perluasan kesempatan kerja (high employment)
4.Keseimbangan neraca pembayaran
5.Stabilitas financial markets
6.Stabilitas pasar valuta asing


Tuesday, May 17, 2011

Robot Sederhana

Posted by Tiaa at 12:20 AM 0 comments
Robot, seperti robot humanoids melakukan seperti manusia dan dapat melakukan hal-hal manusia. Namun, jika Anda memulai membuat robot pertama Anda, jangan memikirkan teknologi, rumit tinggi dan robot fungsional. robot Wikipedia akan membutuhkan dua roda dan kemampuan untuk bergerak maju, mundur, bergerak ke kiri dan kanan bergerak. Ini adalah robot sederhana yang dapat Anda lakukan, cukup untuk membantu Anda mempelajari dasar-dasar. Mudah-mudahan, melalui kesalahan-kesalahan Anda di robot pertama Anda, Anda dapat mengembangkan robot kedua Anda dengan fungsi lebih.

Tahap-tahap pembuatan robot
Secara garis besar, tahapan pembuatan robot dapat dilihat pada gambar berikut:
Ada tiga tahapan pembuatan robot, yaitu:
1. Perencanaan, meliputi: pemilihan hardware dan design.
2. Pembuatan, meliputi pembuatan mekanik, elektonik, dan program.
3. Uji coba.
Apa yang Anda butuhkan dalam membuat sebuah robot sederhana?
  • Uang - tentu saja Anda akan memerlukan uang dalam membuat robot Anda sendiri karena Anda tidak dapat membuat bagian sendiri sekarang.
  • Rencana Desain - lagi, jangan memikirkan desain yang sangat rumit, robot sederhana harus mampu bergerak maju, mundur dan cara sisi.
  • Roda, ini akan bergerak robot.
  • Motor, sebaiknya baterai dioperasikan motor
  • Power, pilihan baterai penting.
  • Best sirkuit thingy.

Langkah-langkah dalam membuat robot sederhana
1. Ambil desain dan daftar bagian, peralatan dan perlengkapan yang Anda butuhkan.
2. Cari tempat yang cocok untuk membuat robot Anda, ini akan memastikan bahwa Anda memiliki semua yang Anda butuhkan di satu tempat.
3. Ikuti algoritma untuk robot:
  • Ke depan, kedua roda harus bergerak dengan kecepatan yang sama.
  • Mundur, baik roda perlu bergerak dengan kecepatan yang sama juga.
  • Untuk bergerak ke kiri, roda kiri bergerak mundur dan roda kanan bergerak maju
  • Untuk memindahkan kanan, roda belakang gerak ke kanan dan roda kiri bergerak maju.

Pasang roda; 3 "roda adalah yang terbaik karena robot akan bergerak lebih cepat. Pasang motor; program akan menghitung rasio gearing, daerah yang diinginkan, dikehendaki kecepatan dan percepatan, tegangan, konsumsi daya dan controllability. Pasang baterai ke motor; NiMH adalah baterai direkomendasikan untuk motor Anda. Akhirnya, rangkaian thingy dingin. Beli satu yang sudah dirakit, jangan eksperimen yang satu ini, Anda dapat melakukannya pada robot kedua Anda. Uji, uji dan uji.

Membuat sebuah robot memang tidak mudah, karena itu Anda perlu tujuan untuk menyelesaikan proyek itu. Bergabung dengan kompetisi robot akan membantu Anda bergerak maju dalam tujuan Anda. Jika Anda tidak menang, tidak masalah, redesign robot Anda dan bergabung lagi. Ini akan memberi Anda motivasi untuk menyelesaikan robot Anda.
 
 

Monday, May 16, 2011

Peluang Ekspor Indonesia-Kopi Luwak

Posted by Tiaa at 10:51 PM 0 comments
Indonesia berpeluang untuk menjadi nomor satu di dunia sebagai negara penghasil kopi. Saat ini Indonesia masih berada di peringkat empat setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia.
Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi. Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika (kualitas terbaik) dan robusta. Dan setiap orang pun pasti pernah menikmati minuman ini.
Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung(kardiovaskuler). Banyak macam kopi yang kita ketahui dan salah satu yang menjadi peluang ekspor yang cukup tinggi yaitu kopi luwak.
Kopi Luwak
Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram.
Kepopuleran kopi ini sudah dikenal dikalangan para penggemar kopi bahkan sampai luar negeri. Bahkan di negeri Paman Sam, dapat ditemukan kafe atau coffee shop yang menjual kopi luwak (Civet Coffee). Meskipun Kopi luwak ini bisa dibeli dengan harga yang lumayan mahal. Namun, hal itu tidak mengurangi penikmat kopi untuk memburu kopi luwak ini. Yang harus dipastikan bahwa keaslian kopi yang dijual adalah benar-benar kopi luwak yang asli.
Luwak sangat menggemari biji kopi dari buah kopi yang paling baik, sesudah dimakan dan dikeluarkan dengan kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam saluran pencernaan luwak. Biji kopi ini, dulu sering dicari dan diminati para petani kopi, karena mereka yakin bahwa biji kopi tersebut berasal dari biji kopi terbaik serta telah difermentasikan alami. Dan berdasarkan keyakinan, rasa kopi luwak ini sangat berbeda dan terasa spesial dikalangan penggemar dan penikmat kopi.
Tetapi, Luwak saat ini sulit untuk ditemukan. Karena dagingnya yang diyakini bisa menyembuhkan penyakit Asma membuat binatang ini terus diburu. Sehingga, kenikmatan kopi yang berasal dari memungut biji-biji kopi dari kotoran Luwak saat ini sangat sulit untuk ditemukan, kalaupun ada harganya akan sangat mahal.
Seperti pada penuturan salah satu pengusaha kopi asal Dairi yang juga pengelola Klinik Agribisnis Sukses Tani, John M Sianturi, mengatakan, pemasaran kopi luwak masih tinggi dan tetap menjadi peluang ekspor ke luar negeri.

Namun kesanggupan produksi Sukses Tani yang beroperasi di Sidikalang, Dairi ini hanya berkisar 200 kilo  per bulannya, sementara permintaan ekspor sudah jauh di atas angka itu yang datang dari Hongkong, Singapura, Korea dan sejumlah negara Eropa lainnya.

“Permintaan kopi luwak asal Kabupaten Dairi masih sangat tinggi dari pasar luar negeri. Padahal kopi yang berasal dari "kotoran" musang ini dijual dengan harga mahal atau menembus Rp1juta perkilonya, sedangkan kopi masih dalam bentuk green beans (siap roasted) sekitar Rp420 ribuan,” ucap Jhon, kepada Waspada Online, siang ini.

Menurutnya, keinginan untuk menambah produksi kopi luwak ini sudah sangat tinggi. Namun banyak hal-hal yang belum dipersiapkan untuk itu.

“Kami ingin menambah produksi kopi luwak ini, tapi petani belum siap. Lagipula kita tetap menjaga keaslian dan mutu serta nilai konservasinya," pungkas Jhon.
 
Sumber : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Kopi_luwak
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=136585:kopi-luwak-peluang-ekspor-tinggi&catid=18:bisnis&Itemid=95
http://hileud.com/peluang-indonesia-jadi-eksportir-terbesar-kopi.html   
 

Jenis Jenis Pasar dalam Ekonomi

Posted by Tiaa at 9:32 PM 0 comments
Dalam pengertian pasar yang sederhana atau sempit adalah tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli barang dan jasa.
Definisi pasar secara luas menurut W.J. Stanton adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk memenuhi kebutuhan, uang untuk belanja serta kemauan untuk membelanjakannya.
Di pasar antara penjual dan pembeli akan melakukan transaksi. Transaksi adalah kesepakatan dalam kegiatan jual-beli. Syarat terjadinya transaksi adalah ada barang yang diperjual belikan, ada pedagang, ada pembeli, ada kesepakatan harga barang, dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.
Kegiatan faktor produksi adalah kegiatan yang melakukan proses, pengolahan, dan mengubah faktor-faktor produksi dari yang tidak/kurang manfaat/gunanya menjadi memiliki nilai manfaat yang lebih. Faktor- Faktor produksi yang umumnya digunakan adalah tenaga kerja, tanah, dan modal. Kelangkaan pada suatu faktor produksi biasanya akan menyebabkan kenaikan harga faktor produksi tersebut.

Berikut adalah jenis-jenis pasar dalam ekonomi :
Pasar Persaingan Sempurna
  • Banyak penjual, setipa penjual memiliki pangsa pasar yang amat kecil
  • Produk persis sama (homogen)
  • Tidak dapat menetapkan harga
  • Pertukaran di pasar, lelang
  • Dalam sektor pertanian, komoditi-komoditi yang dipasarkan secara intenasional
  • Padi,jagung dan berbagai produk pertanian khususnya tanaman pangan adalah contohnya
Pasar Monopolistik
  • Banyak penjual tetapi arti dari tiap penjual tidak terlalu kecil
  • Produk mempunyai keistimewaan tertentu, namun mungkin saling menggantikan
  • Mempunyai kekuasaan untuk menentukan harga
  • Iklan , persaingan mutu
  • Sangat umum di segala sektor perekonomian
  • Sabun, deterjen,pasta gigi,obat-obatan, kosmetika dan pakaian jadi
Pasar Oligopoli
  • Sedikit
  • Beberapa di antaranya identik, beberapa lainnya terdiferensiasi
  • Ada beberapa kekuasaan pengendalian
  • Iklan,persaingan harga, bonus,
  • Sangat umum di segala sektor perekonomian
  • Semen, baja, kertas, pupuk, mesin, mobil, minyak ( di dunia)
Pasar Monopoli
  • Hanya satu
  • Tidak mempunyai produk pengganti
  • Kekuasaan untuk menentukan harga sangat besar
  • Iklan promosi lewat humas
  • Sarana dan prasarana (utilities), industri-industri yang sangat “dilindungi” karena pertimbangan khusus
  • Listrik, telepon,air minum, gas, dan bahan bakar minyak (di Indonesia)
Karakteristik pasar monopoli:
  • Hanya ada satu produsen
  • Produsen bebas menentukan harga
  • Adanya hambatan bagi perusahaan lain untuk masuk ke dalam pasar monopoli
  • Output yang besar karena permintaannya banyak
  • Biaya marginal semakin lama semakin menurun, sehingga biaya produksi (AC) makin rendah (decreasing MC dan AC)
Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna
  • Terdapat banyak penjual dan pembeli di dalamnya artinya tidak hanya satu penjual dan pembeli yang ada di dalam pasar, jadi yang menentukan harga bukanlah pembeli atau penjual, tetapi keseluruhan interaksi antara pembeli dan penjual.
  • Barang yang diperjual belikan homogen (serupa), terkadang pembeli tidak dapat membedakan barang produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
  • Perusahaan dapat dengan bebas keluar masuk pasar tersebut, suatu perusahaan bebas menentukan ingin keluar atau memasuki pasar persaingan sempurna karena hampir tidak ada hambatan bagi perusahaan untuk keluar ataupun masuk ke pasar tersebut.
Karakteristik Pasar Oligopoli
  • Sedikit produsen dalam suatu pasar, akibatnya keputusan yang diambil oleh satu produsen akan sangat mempengaruhi produsen yang lain. Oleh karena itu Produsen-produsen yang ada  saling bersepakat untuk melakukan tindakan bersama di dalam menentukan harga dan tingkat produksi
  • Produk yang dihasilkan homogen atau sama, ada 2 tipe, yang pertama adalah produsen barang standar atau bahan mentah, yang ke-dua adalah produsen barang yang berbeda corak, biasanya barang akhir atau barang jadi.
Karakteristik Pasar Monopolistik
  • Terdapat banyak penjual, oleh karena itu suatu produsen hanya memiliki pengaruh yang kecil dalam penentuan harga barang.
  • Barang yang dihasilkan berbeda corak, ini adalah faktor terpenting uang membedakan pasar persaingan monopolistik dengan pasar persaingan sempurna. Secara fisik mudah membedakan produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
  • Masuk ke dalam industri sangat mudah, hambatan untuk masuk ke dalam pasar ini tidak sesulit dalam pasar monopoli atau oligopoli, tetapi juga tidak semudah dalam pasar persaingan bebas karena butuh modal yang besar untuk menghasilkan barang yang berbeda corak dengan yang sudah tersedia di pasar.
Kelebihan Pasar Persaingan Sempurna
  • Harga Jual barang dan jasa adalah yang termurah
  • Jumlah Output Paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksimal (kemakmuran maksimal)
  • Masyarakat merasa nyaman dalam mengonsumsi karena tidak perlu membuang waktu untuk memilih barang dan jasa (produk yang homogen)
  • Tidak takut ditipu dalam kualitas harga (informasi sempurna)
Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna
  • Kelemahan dalam hal asumsi
  • Kelemahan dalam pengembangan teknologi
  • Konflik efisiensi keadilan
Kelebihan Pasar Monopoli
  • Mampu mengakumulasi laba super normal dalam jangka panjang
  • Menghasilkan output yang besar melalui peningkatan efisiensi
  • Mampu meningkatkan investasi ekonomi
  • Meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengaturan harga dua tingkat ( two tier pricing)
Kelemahan Pasar Monopoli
  • Hilang atau berkurangnya tingkat kesejahteraan konsumen
  • Menimbulkan eksploitasi terhadap konsumen dan pekerja
  • Memburuknya kondisi makroekonomi nasional
  • Membruknya kondisi perekonomian Internasional
Kelebihan Pasar Monopolistik
  • Daya monopoli yang relatif kecil menyebabkan kesejahteraan yang hilang relatif kecil.
  • Kelebihan kapasitas produksi relatif kecil
  • Kenikmatan konsumen yang tinggi karena beragamnya produk, peningkatan kualias, dan meningkatnya kebebasan konsumen dalam memilih output
Kelemahan Pasar Monopolistik
  • Permintaan yang sangat elastic
  • Harga jual masih lebih besar daripada biaya marjinal
  • Kapasitas berlebih
  • Jika output ditambah melebihi output keseimbangan, maka akan terjadi kerugian.
Kelebihan Pasar Oligopoli
  • Hanya sedikit perusahaan dalam Industri membuat saingan juga menjadi sedikit.
  • Oligopoli dengan produk difensiasi lebih mudah memprediksi reaksi-reaksi dari perusahaan lawan
  • Oligopoli dengan produk yang homogen memiliki rintangan masuk ke dalam pasar yang relatif kecil
Kelemahan Pasar Oligopoli
  • Efisiensi hanya dicapai jika perusahaan memproduksi output dalam skala yang sangat besar
  • Pengambilan keputusan yang sangat kompleks karena terdapat kompetisi non harga
  • Membutuhkan kemampuan manajemen yang sangat baik karena kompleksnya persaingan
Efisien adalah suatu keadaan di mana suatu pelaku ekonomi, baik itu produsen ataupun konsumen, mampu menekan biaya produksi  atau biaya dalam membeli sesuatudan mampu mencapai tujuan dalam aktifitas ekonominya. Pasar yang paling efisien adalah pasar persaingan sempurna.Alasan mengapa pasar persaingan sempurna paling efisien adalah:
  • Pada pasar persaingan sempurna informasi mengenai harga suatu barang dapat diketahui dengan mudah sehingga menghindari abnormal return.
  • Di dalam pasar persaingan sempurna, produk yang dihasilkan disesuaikan sehingga tidak melebihi permintaan.
  • Tidak perlu dilakukan manajemen rumit seperti pada kasus oligopoly skarena harga barang akan sendirinya tercapai oleh keseimbangan antara permintaan dan penwaran yang terjadi secara alamiah.
  • Dalam jangka panjang bentuk pasar yang bersifat persaingan sempurna menjamin diproduksinya barang-barang dengan ongkos yang serendah-rendahnya kerena bila diproduksi dalam ongkos yang besar otomatis produsen akan mengalami kerugian mengingat banyak saingan di dalam pasar persaingan sempurna
sumber :
http://www.sudirmansyah.com/artikel-ekonomi/pengertian-dan-jenis-jenis-pasar.html
http://recyclearea.wordpress.com/2009/10/21/jenis-jenis-pasar-dalam-ekonomi/






Monday, April 11, 2011

Hukum Permintaan & Penawaran Ekonomi

Posted by Tiaa at 2:09 AM 0 comments
A. Permintaan

1. Pengertian Permintaan
Apakah yang dimaksud dengan Permintan itu?
Permintaan (Demand) adalah jumlah barang dan jasa tertentu yang diminta oleh konsumen pada tingkat harga tertentu dan pada situasi tertentu. Dari pengertian permintaan tersebut ada 3 faktor yang mempengaruhi permintaan. Pertama adalah barang dan jasa. Kebutuhan konsumen pada dasarnya merupakan permintaan akan barang dan jasa tertentu. Kedua, adalah harga. Jumlah (banyak atau sedikitnya )
permintaan dipengaruhi oleh tingkat harga. Jika harga naik maka jumlah permintaan akan berkurang sedangkan apabila harga turun maka jumlah permintaan akan naik.
Contoh: Pada saat harga beras Rp. 3.000,00/ Kg Ibu Hera mampu membeli 40 Kg sebulan. Kemudian harga naik menjadi Rp. 4.500/ Kg Ibu Hera hanya mampu membeli 30 Kg untuk satu bulan.
Sehingga hubungan antara harga (price) dengan permintaan (demand) berbanding terbalik. Artinya jika harga naik jumlah permintaan akan turun, dan jika harga turun jumlah permintaan akan naik.
Ketiga adalah situasi. Dalam situasi tertentu, misalnya pada saat menghadapi hari raya tertentu (Lebaran atau natal) atau pada saat terjadi kelangkaan Minyak tanah, konsumen bersedia membeli barang atau jasa tertentu dengan harga yang sangat mahal.
Ingat Permintaan itu datangnya dari Konsumen (Pembeli)
Ada 3 Jenis permintaan, yaitu :
Permintaan Efektif, yaitu permintaan dari konsumen (Pembeli) yang disertai oleh kemampuan membayar.
Permintan Potensial yaitu permintaan yang memiliki kemampuan untuk membeli tetapi belum melaksanakan pembelian tersebut.
Permintaan Absurd/ Mutlak yaitu permintaan yang tidak didukung dengan kemampuan membayar.

B. Penawaran

Pengertian Penawaran
Apakah yang dimaksud dengan penawaran itu?
Penawaran (Supply) adalah jumlah barang atau jasa yang akan dijual (ditawarkan) pada berbagai tingkat harga dan situasi tertentu.
Ingat Jika permintaan datangnya dari Konsumen atau pembeli. Sedangkan Penawaran datangnya dari Produsen atau penjual. Tentu saja karena penawaran datangnya dari produsen maka setiap produsen menginginkan harga barang yang ditawarkannya cukup tinggi, walaupun dengan resiko barang yang dijual sedikit. Artinya jika harga barang tinggi maka semakin banyak produsen yang menawarkan. Sebaliknya jika harga rendah (murah) maka makin sedikit produsen yang menawarkan.

C. Faktor – Faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
a. Faktor-faktor yang mempengaruhi Permintaan
• Harga barang itu sendiri - Selera masyarakat
• Pendapatan - adanya barang substitusi
• Perkiraan harga yang akan datang - Distribusi pendapatan

b. Faktor-faktor yang mempengaruhi Penawaran
• Harga barang itu sendiri - Faktor produksi yang digunakan
• Biaya produksi - Kebijakan Pemerintah
• Teknologi - Harapan Keuntungan

Sumber :http://isroeddeh.blogspot.com/2009/08/permintaan-dan-penawaran-materi-ekonomi.html
 

This is my blog Template by Tia Mutiara Blogger Template | Gift Idea